Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, lanjut Bupati Fauzi, berkomitmen mendampingi pemerintah desa dalam penerapan tata kelola keuangan yang efektif sehingga Dana Desa mampu menjadi instrumen pembentuk desa mandiri dan berkelanjutan.

“Melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat, tentu saja pembangunan desa terus bergerak menuju arah yang lebih maju, inovatif, dan berkelanjutan,” katanya.

Selain aspek pengelolaan keuangan, Bupati juga menyinggung tuntutan pemanfaatan teknologi dalam tata kelola desa modern.

Ia menilai transformasi digital dapat memperkuat efektivitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi, serta menjaga keterbukaan dalam pengelolaan keuangan desa.

Pemerintah desa yang adaptif teknologi, menurutnya, akan lebih mudah berinovasi, baik dalam tahap perencanaan, pengawasan program, sampai penyebaran informasi kepada masyarakat.