SUMENEP, MaduraPost - Isu yang beredar di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengenai sejumlah tokoh masyarakat menerima uang miliaran rupiah dari Humas Survei Seismik Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI), dipastikan tidak benar.

Kepala Humas Survei Seismik KEI di lapangan, Jumadi Achmad menegaskan, bahwa kabar tersebut tidak berdasar dan merupakan hasil pelintiran pihak tertentu yang ingin menggiring opini publik untuk menjatuhkan nama baik perusahaan.

“Isu itu sengaja dipelintir oleh oknum yang ingin membenturkan perusahaan dengan para tokoh masyarakat dan agama di Kangean,” kata Jumadi, Minggu (2/11).

Ia menjelaskan, pihaknya hanya menjalankan tugas kehumasan, yaitu menjalin komunikasi dengan masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah setempat, tanpa ada unsur transaksi apa pun.

“Kami murni menjalankan fungsi kehumasan, bukan melakukan hal-hal di luar itu,” ujarnya.