Kondisi ini menjadi tantangan bagi pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar pasien merasa nyaman dan terlayani dengan baik.
Moh. Hatip, warga Desa Prenduan, menilai pelayanan rumah sakit tetap memuaskan meski banyak pasien yang datang.
“Kami memang harus paham keadaan, disamping banyak pasien, juga banyak guru yang ngurus berkas. Namun Alhamdulillah, kami dan teman-teman sudah terbantu sejak Senin hingga Selasa hari ini untuk ngurus berkas,” ujarnya.
Di sisi lain, Arman yang menemani pasien ke poli bedah mengaku pelayanan cepat dan efisien.
“Menurut saya sudah bagus, karena saya menemani pasien ke poli bedah, dilayani cepat dan lancar,” tandasnya.***