Ia bahkan berencana memperluas layanan digital dan menambah cabang di wilayah lain di Kecamatan Saronggi.
“Selama kita fokus dan memberi pelayanan terbaik, insyaallah usaha akan terus maju,” imbuhnya.
Baca Juga:KPU Sumenep Umumkan Hasil Pemutakhiran Data Pemilih Triwulan II, Ada Penambahan 15 Ribu Lebih
Gahtan 23 Cell kini menjadi contoh wirausaha desa yang mampu memadukan antara bisnis konvensional dan layanan keuangan digital, menjadikannya pusat aktivitas ekonomi kecil di kawasan Juluk.***