Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan Dinsos sangat penting untuk memastikan hak pendidikan anak terpenuhi tanpa terkendala biaya.
Ke depan, Pemkab Sumenep menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Desa Patean, Kecamatan Batuan, sebagai lokasi pembangunan sekolah yang lebih representatif pada tahun 2026.
Mustangin menegaskan, Dinsos P3A akan terus mendukung program ini agar pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Sumenep semakin berkualitas.
“Dengan dukungan Dinsos P3A, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tapi menjadi tempat tumbuhnya harapan, karakter, dan masa depan anak-anak Sumenep,” tutupnya.***