SUMENEP, MaduraPost – Tiga hari pascagempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sejumlah warga di Pulau Sepudi masih belum menerima bantuan logistik.
Desa Prambanan, salah satu titik terparah di sisi timur Sepudi, menjadi potret jelas keterlambatan distribusi.
Hingga Jumat (3/10/2025), warga tetap bertahan tanpa dukungan kebutuhan pokok. Kepala Dusun Prambanan, Seng’an, menuturkan hanya diminta melakukan pendataan korban tanpa tindak lanjut bantuan.
“Belum ada (bantuan, red) sampai sekarang. Belum,” ujarnya singkat, Jumat (3/10).
Hal senada disampaikan Kepala Desa Prambanan, Mariani. Menurutnya, data korban sebenarnya sudah rampung sejak awal, namun berulang kali diminta untuk diperbaiki dengan menambahkan identitas lebih rinci hingga dokumentasi kerusakan.