Ceramah disampaikan oleh KH. Moh. Rozin, MZ, pengasuh Pondok Pesantren Siratul Islam Pordapor Guluk-Guluk.
Ia mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi harus melampaui sekadar perayaan dan menjadi dorongan untuk menanamkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
“Meneladani Rasulullah berarti mengimplementasikan akhlak beliau di keluarga, masyarakat, dan pekerjaan. Jika ASN dan masyarakat sama-sama meneladani Nabi, insya Allah akan tercipta harmoni sosial yang membawa keberkahan,” pesan KH. Rozin.
Acara juga dimeriahkan dengan momen penuh keharuan ketika Ketua DWP Bappeda dan BKPSDM, Asih Wulandari, menyerahkan santunan kepada 10 anak yatim. Prosesi santunan yang hangat ini menegaskan pentingnya kepedulian sosial, salah satu inti ajaran Rasulullah SAW.
Peringatan ditutup dengan doa bersama, penuh harapan agar nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW benar-benar menjiwai setiap ASN, menjadi energi positif untuk mendorong pembangunan Kabupaten Sumenep yang lebih maju, harmonis, dan bermartabat.***