Dengan mengangkat tema “Sumenep The Heritage of Madura”, perlombaan ini tidak sekadar menjadi arena adu keterampilan, tetapi juga sarana memperkenalkan budaya dan sejarah lokal sejak usia dini.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Andrie Zulkarnaen, menuturkan rasa syukur sekaligus bangganya atas sambutan luar biasa dari masyarakat.

“Antusiasme peserta sungguh luar biasa. Kami melihat semangat anak-anak ini sebagai tanda bahwa seni dan budaya masih menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda,” ujar Andrie, Minggu (14/9).

Ia menjelaskan, pemilihan Sumenep" class="inline-tag-link">Pendopo Agung Keraton Sumenep sebagai lokasi bukanlah kebetulan.