Namun, sejak Syifa masih dalam kandungan, keluarga ini pulang ke kampung halaman. Mat Sirri kemudian kembali merantau, sementara Ila menetap di kos bersama kedua anaknya.

Situasi keluarga yang tidak utuh inilah yang memunculkan dugaan adanya tekanan hidup atau masalah rumah tangga yang berujung pada peristiwa tragis tersebut.

Hingga kini, polisi masih menelusuri keberadaan Ila yang menghilang tanpa kabar setelah tragedi ini.

Polsek Kangean juga telah berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep untuk mendalami kasus lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah bayi Syifa masih berada di RS Abuya Kangean untuk kepentingan visum dan penyelidikan.***