“Korban ditemukan sudah dalam kondisi membusuk. Untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit,” jelasnya.

Meski begitu, keterangan dari keluarga membuka tabir lain. Beberapa hari sebelum jasad bayi ditemukan, kakak korban, Azril (3), tiba-tiba muncul sendirian di rumah neneknya di Desa Duko.

Padahal biasanya ia selalu bersama sang ibu, Ila. Menurut keterangan keluarga, pada Sabtu pagi (30/8/2025), Ila sempat bertanya soal jadwal kapal dari Pulau Kangean ke Pelabuhan Kalianget.

Kebetulan, ada kapal Hulalo yang berangkat pagi itu dari Batu Guluk, Arjasa.

“Ibunya sempat tanya jadwal kapal, setelah itu tidak ada kabar lagi,” terang Moh. Rofiq (54), kakek korban, kepada wartawan.