Kepala sumenep" class="inline-tag-link">Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan, menyampaikan bahwa IPP dan IPK memiliki peran vital sebagai instrumen evaluasi dan arah kebijakan pembangunan ke depan yang lebih menyeluruh.

“Penghitungan IPP dan IPK bukan hanya sekadar pemenuhan administrasi. Ini adalah fondasi penting. Dari indikator ini kita bisa membaca sejauh mana pelibatan perempuan dan generasi muda dalam pembangunan. Revisi RAD yang kita susun menjadi pedoman menuju kebijakan yang lebih manusiawi, berkeadilan, dan melibatkan seluruh lapisan,” terang Iksan, Senin (4/8).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa data IPP menjadi refleksi atas pencapaian kesetaraan gender di sektor-sektor utama seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan peran politik.

Sementara itu, IPK menjadi alat ukur sejauh mana kebijakan dan program pemerintah menjawab kebutuhan serta potensi kaum muda.