“Banyak yang sudah pegang visa, tapi tetap tak bisa berhaji karena tak punya tasreh. Bahkan ada juga yang sudah lengkap dokumennya, tetap saja gagal berangkat akibat kesalahan teknis dari penyelenggara,” tuturnya.

Seruan untuk Lebih Cermat dan Profesional

Kamarullah mendesak semua pihak, terutama Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, agar lebih serius dan akurat dalam mempersiapkan keberangkatan para calon jemaah haji.

Ia menggarisbawahi pentingnya memilih petugas haji yang berpengalaman dan memiliki kapasitas, bukan hanya berdasarkan kedekatan personal.

“Bayangkan, jutaan umat Islam dari berbagai negara berkumpul dalam waktu bersamaan di Tanah Suci. Jika yang mengelola tidak ahli, dampaknya bisa fatal. Ini bukan pekerjaan iseng,” tegasnya.