"Ini bukan sekadar perjalanan, tapi pelajaran. Melihat matahari terbit dari Bromo memberi kita pengingat bahwa setiap hari ada harapan baru, sebagaimana berita yang terus bergerak dan hidup," ujar Ahmad Marul Saleh, CEO MaduraPost, sambil menatap fajar yang mulai merayap dari ufuk timur, Senin (9/6).

Ketika mentari mengusap puncak gunung dengan lembutnya cahaya, Nurus Solohen, Pemimpin Redaksi MaduraPost, terlihat merenung di antara kerumunan.

“Saya percaya, seorang jurnalis harus belajar dari alam. Keheningan Bromo justru memperdalam sensitivitas kami terhadap suara-suara yang selama ini tertelan riuh. Ini bukan liburan, ini kontemplasi,” katanya dengan tenang.

Perjalanan dilanjutkan menuju Lautan Pasir, lalu Bukit Teletubbies, tempat para kru saling bertukar cerita, bercanda, dan berbagi pandangan.