Ia menuturkan, top up e-wallet melalui BBS Mobile tersedia mulai dari nominal Rp10.000 hingga Rp1.000.000, dengan biaya administrasi yang beragam sesuai dengan jumlah top up dan jenis dompet digital yang digunakan.
"Biaya admin paling rendah hanya Rp1.500. Jadi ini cukup terjangkau bagi masyarakat luas yang ingin mengisi saldo e-wallet mereka," ujar Fajar, Minggu (1/6).
Ia menambahkan, kehadiran layanan ini merupakan bagian dari upaya BPRS Bhakti Sumekar untuk terus relevan dan menjadi pilihan utama di tengah tren pembayaran digital yang kian meningkat.
“Dengan fitur ini, nasabah tidak hanya bisa isi ulang saldo e-wallet, tetapi juga bisa melakukan berbagai jenis pembayaran lain secara online melalui BBS Mobile, seperti pembelian token listrik hingga pembayaran tagihan PDAM,” paparnya.