Seluruh kebutuhan peserta didik akan ditanggung oleh negara, mencakup fasilitas asrama, konsumsi harian, hingga perlengkapan pendidikan.
Yang menarik, dalam sistem asrama tersebut, empat orang siswa akan tinggal bersama dalam satu ruangan, tidak hanya untuk menerima pendidikan akademis, tetapi juga pembinaan karakter seperti penanaman nilai moral, pelatihan kedisiplinan, serta persiapan keterampilan hidup bermasyarakat.
"Program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari upaya strategis nasional untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. Kunci utamanya adalah memberikan pendidikan bermutu kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera," tegas Mustangin.
Lebih lanjut, Mustangin mengungkapkan harapannya agar Kabupaten Sumenep bisa menjadi salah satu dari 200 lokasi yang akan mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini.