Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ia memutuskan untuk menghentikan layanan servis mobil dan beralih fokus ke jual beli mobil second.
"Kalau sekarang ya tinggal servis motor saja. Servis mobil sudah saya hentikan, teman-teman yang dulu bantu juga sudah banyak yang pindah kerja atau buka usaha lain," sambungnya.
Baca Juga:Hardiknas 2026, Kacabdin Jatim Wilayah Sampang Dorong Prestasi Siswa demi Masa Depan Gemilang
Menurut Rahman, biaya peralatan servis mobil cukup besar, sementara banyak rekannya memilih mencari peruntungan di luar Madura atau beralih menjadi penjaga toko, sehingga bengkel mobil pun ditutup.
"Saya merasa lebih cocok terusin servis motor. Pelanggan motor lebih ramai, pengerjaannya juga lebih ringan dan cepat," ujarnya.