SUMENEP, MaduraPost – Nama Beni, yang sebelumnya disebut-sebut oleh Jailani sebagai teman Dani, oknum yang mengaku sebagai pegawai Sumenep" class="inline-tag-link">PLN Sumenep, kembali berulah.
Dugaan penipuan bermodus petugas PLN yang merugikan Jailani, warga Desa Lapataman, Kecamatan Dungkek, hingga kini belum menemukan titik terang.
Dalam keterangannya, Jailani mengaku dihubungi oleh seseorang bernama Beni, yang mengklaim sebagai petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) dari PLN.
Dalam rekaman suara yang diterima redaksi MaduraPost, terdengar pria yang diduga Beni menekan Jailani agar segera menyelesaikan pembayaran.
"Assalamualaikum Pak, saya dari PLN. Gimana untuk kelanjutannya? Sampeyan mau ke PLN atau saya yang ke sana bersama pimpinan?," ucap suara dalam rekaman dengan nada intimidatif, Minggu (21/4).