SUMENEP, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong agar pengelolaan objek wisata yang berada di wilayah pedesaan tidak sepenuhnya bergantung pada pemerintah daerah.
Melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), Pemkab Sumenep menganjurkan agar pengelolaan wisata dilakukan langsung oleh pemerintah desa (Pemdes) maupun bekerjasama dengan pihak swasta.
Salah satu bentuk implementasi kebijakan ini terlihat di kawasan wisata Pantai Badur. Tempat wisata tersebut saat ini telah berada di bawah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, yang dianggap menjadi model pengembangan wisata berbasis desa.
Moh. Iksan, selaku Kepala sumenep" class="inline-tag-link">Disbudporapar Sumenep menyampaikan, bahwa Pantai Badur memperlihatkan perkembangan yang sangat baik dalam sektor pariwisata lokal.
"Kalau saya perhatikan, perkembangan sektor wisata di Pantai Badur cukup menjanjikan. Ini sejalan dengan arahan Bupati, bahwa pengelolaan destinasi sebaiknya diserahkan kepada pihak lain di luar pemerintah kabupaten, agar pengelolaannya lebih maksimal," ujarnya kepada MaduraPost saat ditemui di kantornya pada Jumat (11/4) siang.