SUMENEP, MaduraPost - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengumumkan rencana pengerukan di dua titik sungai yang kerap menyebabkan banjir di wilayah perkotaan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun 2025.

"Ada dua titik yang akan kami keruk, yakni Sungai Kalianjuk yang berada di Dusun Barat Sungai, Desa Patean, Kecamatan Batuan, serta Kalimarengan yang terletak di Desa Pabian, Kecamatan Kota," kata Kepala Sumenep" class="inline-tag-link">Dinas PUTR Sumenep, Ery Susanto, dalam keterangannya pada wartawan, Rabu (9/4).

Menurut Ery, kedua lokasi tersebut menjadi titik rawan banjir setiap kali musim hujan tiba. Tingginya volume endapan lumpur (sedimen) di aliran sungai menyebabkan air meluap dan menggenangi wilayah sekitarnya.

"Di tahun 2013, Kalimarengan sempat kami keruk dan hasilnya cukup signifikan dalam mengurangi banjir di kawasan tersebut," jelasnya.

"Namun, sekarang sedimen kembali menumpuk akibat perilaku warga yang masih membuang sampah ke sungai," timpalnya lebih lanjut.