Acara inti festival menampilkan prosesi Topak Lober, sebuah iring-iringan ketupat berbentuk gunungan yang dibawa sambil diiringi doa oleh para tokoh agama.

Dalam prosesi sakral ini, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dan sang istri, Nia Kurnia Fauzi, turut memimpin penarikan simbol janur kuning, ikon penting dalam tradisi ini.

Puncak kemeriahan terjadi saat sesi berebut ketupat dimulai. Gelak tawa dan sorak sorai pengunjung mewarnai suasana, menciptakan kehangatan yang penuh makna.

Tak hanya hiburan, Festival Ketupat juga memuat dimensi sosial dan pemberdayaan ekonomi.