Berdasarkan data yang dipaparkan, IPM Sumenep mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir, dari 67,74% pada tahun 2021 menjadi 69,78% pada tahun 2025. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 19,22% pada tahun 2021 menjadi 17,78% pada tahun 2024.

“Meskipun angka kemiskinan telah menunjukkan penurunan, kita harus terus berupaya agar jumlahnya semakin kecil,” ujar Arif.

Dalam kesempatan yang sama, Sumenep" class="inline-tag-link">Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, bahwa Musrenbang bukan sekadar forum diskusi, melainkan langkah konkret untuk memastikan pembangunan yang lebih baik.

“Kegiatan ini bukan hanya formalitas, tapi harus menjadi media bagi kita untuk merancang kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Fauzi juga mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan harus bisa diimplementasikan dengan baik dan tidak hanya menjadi dokumen yang bagus di atas kertas.