Beberapa indikator keberhasilan yang dicatat antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 69,78% pada 2025, penurunan tingkat pengangguran terbuka menjadi 1,69%, serta peningkatan investasi daerah yang mencapai Rp 2,74 triliun pada 2024.
Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa masih ada sejumlah tantangan yang harus diatasi, salah satunya adalah ketimpangan ekonomi antara wilayah daratan dan kepulauan.
"Kita harus memastikan bahwa pembangunan tidak hanya maju, tetapi juga merata dan inklusif. Optimalisasi potensi daerah harus terus kita tingkatkan agar lebih kompetitif di berbagai sektor," ungkap Arif.
Usulan dan Isu Strategis Pembangunan
Dari hasil Musrenbang tingkat desa dan kecamatan, pemerintah daerah telah menerima 912 usulan dari masyarakat serta 933 pokok pikiran (Pokir) yang diajukan oleh DPRD. Semua masukan ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan RKPD 2026 dan RPJMD 2025-2029.