SUMENEP, MaduraPost – Dalam rangka evaluasi terkait Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep mengadakan deklarasi bertajuk Pusaka Demokrasi.
Kegiatan ini menjadi simbol penguatan komitmen dalam menjaga transparansi dan keadilan dalam proses demokrasi di Indonesia.
Komisioner Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Sumenep" class="inline-tag-link">Bawaslu Sumenep, Moh. Rusydi Zain ZA mengungkapkan, bahwa deklarasi ini melibatkan seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di wilayah Sumenep.
Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan refleksi terhadap jalannya pemilu dan pilkada, terutama dalam hal penyusunan keterangan di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Ketika menghadapi perselisihan hasil pemilihan maupun tahapan pilkada, aspek data menjadi faktor krusial yang harus diperhatikan,” ujar Rusydi pada wartawan, Minggu (23/2).