SUMENEP, MaduraPost - Tahun 2025 tampaknya menjadi tahun yang penuh tantangan bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kebijakan penghematan anggaran dari pemerintah pusat memberikan dampak signifikan terhadap operasional lembaga tersebut.
"Kami benar-benar terdampak. Satpol PP membutuhkan mobilitas tinggi dalam menjalankan tugasnya," ujar Kepala Bidang Trantibumlinmas Satpol PP Sumenep, Fajar Santoso, pada wartawan belum lama ini, Minggu (23/2).
Fajar menjelaskan, bahwa pemangkasan anggaran membuat program razia yang biasanya dilakukan menjadi terhambat.
"Awalnya, kami sudah mengalokasikan Rp60 juta untuk lima kali operasi tahun ini. Tapi sekarang, anggaran itu diminta untuk dikurangi lagi," katanya.