SOROTAN, MaduraPost - Dalam perkembangan teknologi yang semakin pesat, kecerdasan buatan (AI) semakin mengambil peran dalam berbagai aspek kehidupan.
Dari otomasi industri hingga pengambilan keputusan berbasis data, AI dirancang untuk mengurangi kesalahan manusia atau yang sering disebut human error.
Namun, apakah AI benar-benar bebas dari kesalahan? Atau justru kesalahan manusia tetap hadir dalam sistem AI, hanya dalam bentuk yang berbeda?
Kesalahan manusia adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Faktor seperti kelelahan, stres, keterbatasan pengetahuan, hingga bias kognitif sering menjadi penyebab utama terjadinya kesalahan.
Dalam berbagai sektor, seperti medis, transportasi, dan industri manufaktur, human error bisa berdampak fatal.