Ia menambahkan, bahwa keberadaan pers yang independen dan bertanggung jawab akan membantu masyarakat memahami berbagai kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan, termasuk program pemerintah di sektor pertanian dan pangan.
"Saya berharap pers bisa lebih aktif dalam mengawal kebijakan pangan, mengungkap masalah di lapangan, serta memberikan solusi berbasis data yang valid. Dengan demikian, pers tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan ketahanan pangan," lanjutnya.
Juhairi juga menyoroti tantangan yang dihadapi pers saat ini, terutama terkait maraknya berita hoaks yang dapat mengganggu stabilitas pangan.
Ia mengingatkan agar media tetap berpegang pada kode etik jurnalistik dan menyajikan informasi yang berdasarkan fakta.