SUMENEP, MaduraPost – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memaksa para nelayan untuk tidak melaut.
Angin kencang yang berhembus di wilayah tersebut menyebabkan gelombang laut mencapai ketinggian 2 hingga 3 meter, sehingga berisiko tinggi bagi mereka yang tetap memaksakan diri melaut.
Heri, seorang nelayan dari Pulau Giligenting, mengaku memilih untuk menunda aktivitas melaut hingga kondisi cuaca membaik.
"Untuk sementara saya menunggu cuaca membaik. Karena sekarang-sekarang ini cuacanya buruk banget," ujarnya pada wartawan, Jumat (7/2).
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir, cuaca buruk sering terjadi pada jam-jam tertentu, yakni antara pukul 08.00 - 10.00 WIB serta pukul 17.00 - 21.00 WIB.