Ia optimistis bahwa teknologi yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2023 ini memiliki potensi besar untuk menjadi contoh bagi wilayah pesisir lainnya di Indonesia.
"Harapan kami, SiKaPal dapat diadopsi oleh lebih banyak daerah. Semakin luas penggunaannya, semakin besar manfaatnya untuk masyarakat pesisir," tambahnya.
Baca Juga:Ketua DPRD Bangkalan: Guru adalah Arsitek Peradaban, Penguatan Kapasitas Wajib Jadi Prioritas
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman mengaku, rencana untuk mendorong implementasi SiKaPal di seluruh kota pesisir di kawasan Pantura Jawa.
Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan konektivitas antarwilayah pesisir demi keselamatan pelayaran.