Sebagai langkah awal, Sumenep" class="inline-tag-link">BPBD Sumenep bersama instansi terkait, termasuk Dinas PU Sumber Daya Air (PU SDA) Jawa Timur, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta perangkat desa, telah berkoordinasi untuk memperbaiki tanggul yang rusak sepanjang 20-25 meter tersebut.

"Dari hasil koordinasi di lapangan, tim PU SDA Jawa Timur akan segera mengirimkan material untuk memperbaiki tanggul yang jebol," tambahnya.

Selain itu, Sumenep" class="inline-tag-link">BPBD Sumenep juga meminta masyarakat setempat dan perangkat desa untuk menyediakan bambu sebagai penahan sementara.

"Kami mengharapkan dukungan masyarakat dalam upaya penanganan darurat ini," jelas Laily.***