SUMENEP, MaduraPost - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya melangsungkan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tingkat kecamatan dan desa. Kamis, 14 November 2024.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel C1. Dalam sambutannya, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk dan KB, Ida Winarni menyampaikan, pesan dari Plt Bupati Sumenep, Dewi Khalifah.

Diharapkan, agar upaya menurunkan angka stunting dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di setiap tingkatan, mulai dari kabupaten hingga kecamatan dan desa.

"Upaya yang telah dilakukan oleh TPPS Kabupaten Sumenep sebelumnya diharapkan dapat diteruskan oleh TPPS di tingkat kecamatan dan desa," ungkapnya, Kamis (15/11).

Menurutnya, hasil Monitoring dan Evaluasi menunjukkan bahwa target penurunan Sumenep" class="inline-tag-link">angka stunting di Sumenep pada 2024 diharapkan dapat mencapai 14%, setelah sebelumnya pada 2023 berada di angka 16,7%. Artinya, target ini hanya perlu menurunkan 2,7% lagi.