"Saat kejadian, dua korban langsung tewas di tempat," ujar Kapolres Henri dalam keterangannya, Sabtu (21/9).
Saksi mata, Saroh, yang berada di rumah bersama para korban, awalnya sedang tertidur. Namun, ia terbangun karena suara ledakan yang sangat keras dari arah dapur.
Ketika memeriksa sumber suara, ia mendapati tubuh Mat Saleh hancur, sementara Asmaniyah tewas meski tubuhnya masih dalam keadaan utuh.
Keterangan dari warga sekitar diketahui, bahwa Mat Saleh sering terlibat dalam pembuatan bahan peledak seperti petasan dan mercon. Polisi menduga bahwa ledakan ini mungkin berkaitan dengan aktivitas tersebut.