Kemudian, ratusan perusahaan media atau wartawan online, cetak, dan elektronik yang tergabung dalam asosiasi perusahaan media maupun organisasi kewartawanan.

"Kami tidak ingin berjalan sendiri dalam menyelenggarakan pemilu, kami butuh peran media dalam kelancaran tugas-tugas pengawasan, dan tahapan demi tahapan," kata Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">Bawaslu Sumenep, Zubaidi, dalam sambutannya, Minggu (18/8).

Pihaknya menjelaskan, hasil pemetaan kerawanan pemilihan tahun 2024 menjadi dasar bagi Sumenep" class="inline-tag-link">Bawaslu Sumenep untuk melakukan langkah mitigasi, dan upaya pencegahan.

Tujuannya, agar pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2024 pada tanggal

27 November 2024 nanti bisa berjalan dengan aman, lancer, tertib dan damai.