Saat dihubungi berulang kali dan mengirimkan pesan melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, kurir JNT Express tersebut acuh tak acuh.

"Dia malah mengabaikan pesan saya. Panggilan lebih dari 3 kali saya ditolak. Lantas barang saya gimana?," tanya Hendra terheran-heran.

Sebelumnya, si kurir JNT Express sempat mengirimkan pesan bahwa paket telah sampai. Kemudian dia kembali mengirimkan pesan singkat yang membuat Hendra merasa tidak enak hati.

"Tada' pessena (nggak ada duitnya, red.)," tutur si kurir JNT Express dalam Bahasa Madura.

Sebab itulah Hendra menilai pelayanan JNT Express wilayah Sumenep cukup buruk.