Tidak hanya Elliyus, Pimpinan BNI Cabang Pamekasan, Eri Prihartono, juga menolak memberikan komentar. Eri tidak merespons panggilan telepon yang dilakukan oleh pewarta beberapa kali.
Keengganan untuk memberikan keterangan ini semakin memperkeruh suasana dan menambah ketidakpastian di kalangan masyarakat.
Dugaan manipulasi kredit di BNI Sumenep melibatkan sejumlah oknum yang diduga telah memanipulasi data kredit untuk kepentingan pribadi, merugikan nasabah dan merusak reputasi institusi perbankan tersebut.
Kasus ini menarik perhatian publik yang mendesak transparansi dan akuntabilitas dari pihak bank.