Mereka kemudian memikirkan kondisi masyarakat yang harus melewati jalan tersebut setiap hari untuk bekerja, ke puskesmas, dan berbelanja.

"Sejak itu, perbaikan jalan di sepanjang akses penghubung Kecamatan Gapura – Kalianget menjadi prioritas Pagar Nusa Gapura," kata Kiai A Tirmidzi Mas’ud dalam keterangannya, Minggu (16/6).

Menurutnya, mereka melakukan komunikasi dengan berbagai pihak hingga disepakati untuk mengadakan gotong royong perbaikan jalan.

Kiai Tirmidzi menambahkan bahwa kegiatan gotong royong ini juga merupakan upaya untuk merawat tradisi gotong royong di masyarakat yang mulai jarang ditemukan.