Berbagai perkataan diutarakan oleh keluarga duka yang sedang histeris. Menurutnya, kejadian tersebut disaksikan banyak orang di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
“Sempat menyebutkan nominal (uang, Red), di banyak orang. Banyak orang yang tahu,” kata dia menegaskan.
Sementara itu, awak media mendatangai Kantor Sumenep" class="inline-tag-link">Kejari Sumenep untuk melakukan upaya konfirmasi terkait adanya dugaan pungutan uang oleh oknum jaksa di Sumenep" class="inline-tag-link">Kejari Sumenep.
Sayangnya, Jaksa Hanis sedang tidak ada di tempat. Upaya konfirmasi melalui telepon juga telah dilakukan, namun tidak ada respons.***