Pihaknya menjelaskan, di kawasan kota sudah ada 4 bak sampah kontainer yang sudah disediakan. Meski begitu, ia menilai sesuatu fakta, masih banyak sampah berada di luarnya.

“Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya masih minim. Makanya kami berinisiatif menyediakan bank sampah di setiap desa,” kata Arif.

Sebelum ada bank sampah di setiap desa, Arif mengimbau agar masyarakat Sumenep menyediakan tempat sampah di depan rumah masing-masing.

Nantinyan, petugas dari DLH akan menjemput sampah tersebut secara berkala.