Sehingga, kehadirannya di Pulau Kangean bisa mengurangi pengeluaran masyarakat setempat, karena tarif tiketnya hanya Rp7 ribu.
“Bus DAMRI ini adalah angkutan perintis, yang jelas tarifnya sudah disubsidi oleh pemerintah, jadi bisa membantu masyarakat yang membutuhkan angkutan umum,” kata Bupati Fauzi.
Baca Juga:BPRS Bhakti Sumekar dan DPMD Sumenep Berkolaborasi Perkuat Program Ketahanan Pangan hingga Kepulauan
Sekedar informasi, Bupati Fauzi meluncurkan Bus DAMRI secara simbolis dengan memecahkan kendi berisi bunga.
Selanjutnya mencoba fasilitas Bus DAMRI dengan keliling kota bersama Sekretaris Daerah, Edy Rasiyadi, serta pimpinan perangkat daerah.