Menurut Rafiqi, acara dangdutan itu adalah kegiatan penutup sebagai hiburan di tengah kesibukan.
"Kita di tengah tahapan yang menumpuk saat ini, teman-teman butuh hiburan, nyanyi, karaoke, dan mendatangkan electone dan semuanya," kata Rafiqi.
Sebab itu, pihaknya atas nama kelembagaan meminta maaf akibat aksi PPK yang saat ini sudah viral di media sosial saat sedang asyik nyawer biduan, agar tidak menimbulkan kegaduhan.
Rafiqi menjelaskan, aksi nyawer biduan yang dilakukan oleh sejumlah PPK itu terjadi secara spontan.