Diwawancara terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Arif Firmanto, beralasan tidak mau ambil pusing menanggapi rumor traktor dijual Caleg Partai Hanura tersebut.

"Itu belum ada satu bulan yang pinjam, saya chek dulu," kata Arif dari bilik telepon.

Menurut Arif, traktor tersebut sudah dilakukan pengecekan. Bahkan, dia mengaku sudah menanyakan langsung kepada Gapoktandes Tengedan, Kecamatan Batuputih, terkait keberadaan traktor itu saat ini.

"Dari pernyataan di surat pemberitahuan itu kan disampaikan bahwa barang harus ada di tempat lagi agar tidak ada hal-hal yang krusial," ujar Arif.