Ramzi mengklaim, bahwa si Caleg ini hanya memindah pinjamkan traktor tersebut, bukan dijual.

"Jadi kalau urusan politik ini saya harapkan jangan saling fitnah, mending tabayun dan tanyakan langsung kepada yang bersangkutan. Itu kan bisa cari solusinya, apalagi ada Pak Kades dan Gapoktandes setempat," kata Ramzi menjelaskan.

"Ya mungkin anggapannya dijual karena traktor tersebut tidak ada di tempat. Tapi ketika ditanya bukti jualnya ke siapa, tidak tau juga," kata dia lebih lanjut.

Ramzi mengaku, bahwa Caleg tersebut sudah dipanggil ke DPC Hanura Sumenep untuk dimintai keterangan dan klarifikasi atas rumor yang beredar, yakni menjual traktor hibah dari pemerintah.

"Jadi, traktor itu dipinjam saja karena kelompok penerima itu tidak punya lahan yang memang layak untuk digunakan. Artinya, petani di sana tidak butuh traktor karena kawasan bebatuan. Akhirnya dipindahkan ke lokasi lain di situ juga bukan di ke luar Madura," kata Ramzi menegaskan.