"Jika memang dalam bentuk barang, itu seperti apa,? tanya Noris.
Sebab itu, mahasiswa meminta adanya transparansi dari anggaran program Santri Interprenuer itu dialokasikan untuk apa saja.
Baca Juga:Kronologi Warga Pamekasan yang Ditemukan Tewas di Sumenep dengan Luka Bacokan Sekujur Tubuh
"Kami menyebut 'Siluman', karena kami rasa, anggaran Rp1,2 miliar itu tidak sesuai dengan peserta yang ikut serta di dalamnya," ucap Noris.
"Kemungkinan besar, hal itu juga dimakan oleh birokrasi yang ada di dalamnya," tuding Noris lebih lanjut.