"Total keseluruhan 311 formasi. Saat ini kami sedang fokus pada pengangkatan guru agama, itu yang paling baru," kata M. Suharjono, saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (27/9).

Menurutnya, saat ini lembaga sekolah di daratan maupun kepulauan yang ada di Sumenep, akan fokus pada tenaga guru PAI yang banyak kosong.

Sebab itu, kondisi guru agama memang dibutuhkan untuk mengisi kekosongan tersebut.

"Kita masuk julukan Kota Santri, tapi guru agamanya kurang. Makanya kami fokus itu," kata dia menegaskan.

Pihaknya menyebutkan, untuk formasi guru PAI yang dibutuhkan mencapai 130.