Sebab itulah, BPRS Bhakti Sumekar sebagai salah satu BUMD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, didorong untuk memberikan pemahaman keuangan melalui sosialisasi literasi dan inklusi keuangan kepada pelajar.
“Melalui perbankan ini untuk mengedukasi literasi keuangan bagi pelajar, guna membangun kesadaran agar membiasakan diri menabung sejak dini, sehingga mereka tidak terjebak dalam pola hidup konsumtif, namun memiliki persiapan finansial yang baik di masa depan,” kata Bupati Fauzi menerangkan.
Pihaknya menegaskan, untuk melaksanakan literasi dan inklusi keuangan kepada pelajar, BPRS Bhakti Sumekar hendaknya menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pendidikan Cabang Sumenep serta Kementerian Agama setempat.
Harapannya, kata dia lebih lanjut, pelaksanaan sosialisasi literasi dan inklusi keuangan mampu menjangkau semua lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep, untuk mengajak pelajar rajin menabung sebagai langkah menghindari hidup konsumtif.