"Sebab, ke depan pembelajaran menerapkan literasi dan numerasi, yang asesmennya juga menggunakan itu," jelas Buhari.
Berkaitan dengan apa yang sudah dilakukan terkait hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev), Kabupaten Sumenep juga menggunakan pembelajaran berdiferensiasi praktik baik.
Diketahui, saat ini ada 168 pengawas, 57 guru kelas awal dan 19 guru TK kelompok B, belajar bersama transisi PAUD ke SD, serta komponen pembelajaran yang selaras dengan SD, sehingga bisa disosialisasikan kepada teman guru lainnya.
"Mudah-mudahan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Gerakan Literasi Satuan Pendidikan, pada 2025 akan nampak terwujud. Karenanya, tetap berusaha untuk mengunjungi ke sekolah-sekolah yang menjadi pengimbasan kegiatan literasi dan numerasi," jelasnya.