"Sejauh ini yang beli masih fifty-fifty. Ada customer yang berpenghasilan tetap dan ada juga yang wiraswasta," terangnya.

"Yang jelas rumah kita sudah relatif murah. Kita pakai dua alternatif, bisa pembiayaan BPRS dan juga kreditnya Bank BTN. Terserah, kita kasih pilihan, yang jelas kita jual rumah," katanya lebih lanjut.

Ia pun menargetkan 2 tahun ke depan akan mengalami progres yang signifikan dari jumlah costumer yang tengah membutuhkan hunian rumah atau yang ingin berinvestasi.

"Kita target 2 tahun ke depan, dalam satu titik lokasi semua rumah sudah habis terjual," katanya.