"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian kegiatan sebelumnya dan saat ini inisiasi dari sejumlah sekolah yang belum melaksanakan Inovasi pembelajaran literasi dan numerasi, untuk melaksanakan kegiatan yang sama secara mandiri," kata Cahyadi yang juga Fasilitator Daerah (Fasda) Inovasi Kabupaten Sumenep.

Pihaknya menerangkan, pentingnya guru memiliki inovasi dalam melaksanakan pembelajaran literasi dan numerasi.

Sebab, belajar tidak hanya sebuah aktivitas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menghibur, membangkitkan semangat, menarik dan tidak membosankan.

Sedana dengan hal itu, Koordinator Pengawas (Korwas) SD Kecamatan Saronggi, Didik Suharto, mengaku sangat mendukung upaya lembaga pendidikan yang memiliki inisiasi untuk mendapatkan bimbingan dan motivasi dari Tim Inovasi.

Sehingga, para guru bisa terus mengasah kemampuan dan profesionalismenya sebagai guru, dan diharapkan memiliki kebiasaan dalam menerapkan literasi dan numerasi.