[caption id="attachment_33565" align="alignnone" width="700"]madurapost.net/wp-content/uploads/2023/05/20230509_102513.jpg" alt="" width="700" height="400" /> ACARA. Potret puluhan awak media saat menghadiri acara silaturahim yang digelar PT Garam. (M.Hendra.E/MaduraPost)[/caption]

Masih kata Arif, upaya PT Garam untuk bersinergi dengan masyarakat khususnya petani garam terus digalakkan demi kesejahteraan di masa depan.

Arif mengungkapkan, saat ini PT Garam lebih fokus mengahasilkan garam berkualitas secara industri, meski pada dasarnya garam konsumsi juga dikelola.

"Garam di Indonesia itu yang dimakan hanya 15 persen. Kemudian, 85 persennya dipakai untuk industri. Untuk menjaga harga garam naik, PT Garam tidak terlalu memproduksi untuk garam yang dikonsumsi tapi sebagai industri," kata dia mengungkapkan.

"Inilah salah satu cara kami untuk mensejahterakan para petani," timpalnya.***