Hal itu untuk mewujudkan menurunkan angka stunting sesuai dengan target yang telah ditentukan pemerintah daerah.
“Kami telah memerintahkan para PPL di jajarannya agar senantiasa mendampingi Sumenep" class="inline-tag-link">PT. Pos Sumenep di setiap penyaluran bantuan, supaya program itu tepat sasaran di setiap Kecamatan,” ungkapnya pada sejumlah media, Rabu (3/5) kemarin.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Agus Mulyono menjelaskan, angka stunting di Kota Keris menurun cukup signifikan.
Rinciannya, pada tahun 2020 sebesar 29,0 persen, namun pada tahun 2022 menurun menjadi 21,6 persen atau angkanya menurun 7, 4 persen.