“Bukan razia tapi pembinaan yang sifatnya edukasi,” kata Fajarisman mengungkapkan pada sejumlah media, Rabu (12/4).

Menurutnya, kegiatan pembinaan dan edukasi terhadap para peminta amal di sejumlah jalan yang ada di Sumenep mendapat banyak sorotan dari masyarakat.

Pasalnya, keterlibatan anak-anak dianggap sangat berbahaya saat berada di jalanan lalu lintas.

Fajarisman mengatakan, pembinaan tersebut dilakukan selama bulan suci Ramadan. Pihaknya berharap, bagi para peminta amal di jalan raya khususnya pengelola bisa memahami situasi yang dimaksud demi kenyamanan bersama.